Transformasi Balok Beton menjadi beban terbagi rata dan terpusat

Beton memiliki BJ 2400 kg/m^3. Balok beton merupakan bagian portal struktur yang otomatis memiliki selfweight beban mati. Pertanyaan yg mungkin ditanyakan adalah: Bagaimanakah mendapatkan beban mati balok?

Perlu diketahui beban mati dari suatu balok bisa memiliki satuan kg/m (terbagi rata) atau kg (terpusat). Itu semua tergantung dari keperluan analisa yg diinginkan. Sebagai contoh pada waktu menganalisa balok induk maka kita ingin mendapatkan berat sendiri balok induk sebagai beban mati. Pada kasus ini yg diperlukan adalah berat beban terbagi rata (kg/m). Cara mendapatkannya adalah dg mengalikan BJ balok dengan luas penampang balok. Jadi utk kasus balok beton, 2400xLuasPenampang. Ingat LuasPenampang memiliki satuan m^2. Satuan meter dipakai krn BJ jg menggunakan meter. Kasus yg lain misalnya kita sedang menganalisa balok induk, dimana terdapat balok anak yg membebani balok induk. Beban balok anak yg jatuh ke balok induk berupa beban terpusat. Utk mendapatkan beban terpusat ini dapat dilakukan dg mengalikan BJ balok anak dg volume porsi balok anak yg membebani balok induk. Dalam kasus balok anak beton, 2400xVolBalokAnak. Seperti halnya contoh sebelumnya VolBalokAnak hrs mengguanakan satuan m^3.