Instalasi os bb

Cara install bb os:
- download os di http://blackberry.bosen.net/

- di website tsb. Cari os yg dikehendaki tergantung dari tipe bb.

- setelah program didownload langkah selanjutnya adalah menginstall soft.
Double click saja program yg sudah didownload tadi.

- close dm (desktop manager) - close internet di komp
- close wifi profider di bb
- colokkan bb ke komp
- pakai theme standar/default

- masuk ke PC di: c -- program files -- common files -- rim -- apploader

- di dalam folder tsb: delete vendor.xml
- di dalam folder tsb; double click loader.exe

Ikuti perintah.

Gaya Dalam di mektek

Pada umumnya proses mencari gaya dalam selalu dimulai dari mencari reaksi di perletakkan. Reaksi di perletakan bisa dimanfaatkan pada waktu ingin menentukan pondasi dibawah kolom kuat, yaitu bila daya dukung tanah lebih kuat dibandingkan reaksi yg didapat tadi.

Lalu apa guna mendapatkan gaya dalam di komponen struktur (balok, kolom, pelat dll)? Gaya dalam wajib diketahui agar kekuatan bahan diatur memiliki nilai yg lebih besar dibandingkan gaya dalam yg terjadi. Tanpa mengetahui gaya dalam kita tidak bisa memastikan komponen struktur kuat apa tidak.

Untuk mencari gaya dalam di suatu penampang maka gunakan langkah-langkah sbb:
1. Potong di penampang tertentu.

2. Pastikan lihat kiri atau lihat kanan. Ini tidak menutup kemungkinan lihat atas atau bawah. Pada prinsipnya pada waktu kita potong penampang kita hilangkan satu bagian, dan bagian yg tidak hilang kita tinjau.

3. Waktu lihat kiri, betul2 lihat kiri lupakan sebelah kanan (bagian yg dihilangkan). Demikian juga sebaliknya.

4. Waktu meninjau satu bagian tinjau keseluruhan reaksi dan gaya luarnya. --------------------
Dalam mekanika teknik terdapat tiga tipe gaya dalam yg sangat umum dipakai:
1. Gaya Normal (axial)
2. Gaya Geser/melintang (Shear)
3. Gaya Momen


GAYA NORMAL
Gaya Normal berhubungan dengan gaya yang bekerja berimpit dg sumbu batang. Jadi apakah gaya dalam tersebut gaya normal atau tidak harus dicek arah sumbu batang komponen struktur yg kita tinjau. Tanda gaya normal adalah positif bila gaya batang tertarik. Sebaliknya bila batang tertekan gaya normal akan memiliki nilai negatif.

GAYA GESER
Gaya geser memiliki tanda positif bila searah jarum jam, dan negatif bila berlawanan arah jarum jam.

GAYA MOMEN
Momen memiliki nilai positif bila gaya dalam cenderung membuat elemen melendut ke bawah, sebaliknya bernilai negatif bila elemen melendut ke atas.

Catatan:
Mau melihat ke kiri atau ke kanan akan menghasilkan nilai dan tanda gaya dalam yang SAMA.

Prinsip Kedua Pratekan

Prinsip kedua pratekan beranggapan beton pratekan seperti beton bertulang biasa.

Ini membawa kita pada konsep kopel momen. Tahanan yg terjadi didalam komponen struktur dalam menahan gaya dalam momen dilakukan dalam bentuk kopel momen antara tendon (tertarik) dan beton (tertekan). Besar gaya tarik dan tekan adalah sama.

Prinsip penyelesaiannya adalah sebagai berikut:
1. Besar momen beban diketahui M.
2. Besar gaya pratekan dan posisinya terhadap sumbu netral diketahui (dikenal dg nama e).
3. Dihitung jarak antara C (posisi gaya tekan) dan T (posisi gaya tarik letaknya selalu berimpit dg cgs tendon).
4. Posisi C dg sumbu netral didapat (disebut ce).
5. Tegangan serat atas adalah - C/A - C*ce*y/I
6. Tegangan serat bawah adalah - C/A + C*ce*y/I

Untuk lebih jelasnya bisa dicek contoh soal di perkuliahan pratekan.

Prinsip Pertama Pratekan

Prinsip pertama pratekan adalah menganggap beton pratekan berperilaku elastis. Runtutan logiknya adalah sebagai berikut:

1. Konsep zero tension stress criterion diperkenalkan, jadi tidak ada tarik dibeton. Beton hanya menerima tegangan 0 atau tekan saja.

2. Dengan konsep tidak ada tarik di beton maka beton tidak dapat dikatakan brittle.

3. Dengan beton dikatakan tidak brittle maka beton dikatakan memiliki sifat elastis.

------------------
Sampai disini tentunya membuat kita bertanya ..... So what with viewing concrete as an elastic material ???

Jwbnya: ada konsekuensi yg menarik. Dg menganggap elastis kita bisa menggunakan rumus My/I dalam menghitung tegangan di serat terluar balok pratekan.

Sebetulnya rumus lengkapnya ada beberapa komponen dalam menghitung tegangan:
1. Komponen M atau momen akibat beban.
2. Komponen P atau gaya aksial tendon.
3. Komponen M akibat P dan eksentritas posisinya terhadap garis netral.

Jadi tegangan di serat atas beton dan serat bawah beton dapat dihitung dengan cara menjumlahkan komponen 1, 2 dan 3 di atas.

Yg perlu diingat waktu menjumlahkan komponen tersebut jangan lupakan memasang TANDA yg tepat. Tanda yang salah menghasilkan perhitungan tegangan yg salah pula.

Tanda utk penampang beton pratekan di tengah terkena beban momen positif adalah:

1. Tanda utk M akibat beban: atas minus, bawah positif. Artinya di serat atas mengalami tekanan sedang serat bawah mengalmi tarikan.

2. Tanda utk P: minus. Artinya baik serat atas maupun bawah menerima tekanan.

3. Tanda utk momen P x e: atas positif, bawah negatif. Artinya di serat atas mengalami tarikan sedang serat bawah mengalami tekanan.

Utk memahami dg lebih baik bisa dilihat contoh dalam perkuliahan pratekan.

After blogging so what....

Setelah kita membuat blog kira2 apa yg harus kita lakukan. Utk menjawab hal tsb kita hrs kembalikan apa yg diharapkan dari membuat blog. Membuat blog tujuannya adalah utk menyebarkan informasi ke teman-teman, keluarga dan setiap orang yang memerlukan informasi tersebut.

Ketika blog sudah dibuat maka PERLU utk di sebarkan informasi ini (link internet addressnya). Cara menyebarkan informasi bisa melalui:
1. Telpon/lesan
2. Sms
3. Email/mailinglist
4. Sosial network seperti (facebook maupun twitter)

Dari pengalaman twitter sangat cocok untuk menyampaikan pesan dalam bentuk tweet ke followernya. Apapun caranya, apabila anda belum sempat menyebarkan informasi, sudah saatnya untuk memulai "spreading your thought".

Semoga sukses dan senang berbagi.

Posterous blogging via email

Sebagai dosen kadang kita ingin memiliki website yang bisa diupdate (blog) yg juga bisa kita pasang dg file agar mhs bisa mendownloadnya. Kalau blog atau web tersebut dapat dibuat secara otomatis hanya dg mengirimkan email ke alamat tertentu maka hal ini sangatlah luar biasa.

Bayangkan dari mobile phone, blackberry atau laptop kita tinggal mengirim email dan otomatis isi dari email menjadi isi blog, subject email jadi judul blog, attachment file juga bisa dikirimkan via email, maka pembuatan blog akan super supel dan mudah.

Pembuatan blog yg mudah akan membantu dosen menuliskan informasi perkuliahan termasuk materi perkuliahan dg cepat dan uptodate.

Solusi ini sudah hadir di:

https://posterous.com/

------------------------------
Contoh website yg saya sudah buat via email adalah:

http://pujoaji.posterous.com/

-------------------------------
Step2 membuat blog menggunakan posterous:
1. Membuat account di posterous.com. Prinsipnya email dan nama website kita yg menentukan nanti kita mendapatkan website: http://username.posterous.com

2. Lakukan konfirmasi di email yg telah diregistrasikan.

3. Dari alamat email yg diregistrasikan bisa langsung kirim email ke post@posterous.com utk membuat blog. Catatan pemakai BB:
* jangan menggunakan double space utk membuat titik. Akan menghasilkan efek yg tidak pas di blok.

-------------------------------------
Silahkan dicoba dan semoga bermanfaat utk kita semua.

Proses Global Mektek1

Perlu disadari tujuan kuliah 1 semester mekanika statis tertentu (mektek1) adalah untuk mencari gaya dalam (gaya normal, gaya lintang, dan momen).

Proses umumnya dapat dilihat perlangkah sebagai berikut:

Step 1: menetapkan model struktur
Step 2: menetapkan model dan posisi perletakkan.
Step 3: mencari Reaksi Perletakan dengan menggunakan tiga syarat kesetimbangan.
Step 4: mencari gaya dalam.

Selama 1 semester proses di atas (1 s/d 4) akan merupakan proses yang akan selalu dihadapi mahasiswa teknik sipil yg mengambil mektek1.

Impact: Apabila gaya dalam ini didapat maka gaya dalam tersebut merupakan syarat mutlak dalam melakukan analisa struktur menjamin struktur kuat dan mampu memberikan layanan seumur hidup bangunan (kurang lebih 50 tahun).

Tipe Perletakan dan Bahaya bila disain dan kenyataan berbeda

Perletakan atau support di mekanika teknik tertentu ditetapkan sebagai berikut:

1. Rol, harus bisa menahan arah normal terhadap bidang kontak roda rol. Namun pada umumnya rol berada di atas permukaan mendatar shg definisinya di simplifikasi menjadi harus bisa menahan arah vertikal.

2. Sendi (hinge), harus bisa menahan beban arah vertikal dan horisontal.

3. Jepit (fix), harus bisa menahan arah beban arah vertikal, horisontal dan momen.

-------------------------------------------------
Struktur harus jelas jenis dan posisi perletakannya. Tanpa kejelasan perletakan struktur maka model analisa struktur tidak lengkap dan analisa tidak dapat diselesaikan. Kalau analisa tidak dapat diselesaikan maka kesetimbangan juga tidak jelas alias "trouble". Oleh krn itu engineer harus selalu mengerti dan menyadari pentingnya pengetahuan mengenai perletakan.

Sebagai gambaran bahayanya engineer yang mengabaikan permasalahan perletakan adalah runtuhnya jembatan pelengkung dg perletakan sendi di kedua ujungnya. Bayangkan dalam disain bangunan direncanakan memakai perletakan sendi di kedua ujungnya. Dalam pelaksanaanya pondasi di salah satu ujungnya bergerak krn misalnya saja kasus tanah. Terjadi ketidak "klopan" disain dg kenyataan, hasilnya sudah bisa dipastikan jembatannya rubuh.

Utk diskusi terakhir adalah pengertian bila suatu perletakkan mampu menahan beban pada arah tertentu maka otomatis pada arah tersebut TIDAK ADA PERGERAKAN.

Syarat Kesetimbangan

Dalam mekanika statis tertentu terdapat jargon yang sangat terkenal dg nama 3 persamaan kesetimbangan:

1. Sigma H = 0.
2. Sigma V = 0.
3. Sigma M = 0.

Beberapa catatan adalah:

* perhatikan tulisan Sigma, tulisan ini merupakan kunci yang sangat penting krn memiliki arti total. Jadi sigma H berarti keseluruhan gaya pada arah horisontal.

* Sigma H dan Sigma V berkaitan dg total frame, tidak diperlukan titik reference pada waktu membahas Sigma H dan Sigma V.

* Beda dengan Sigma H dan V, Sigma M membutuhkan titik reference (krn momen adalah perkalian jarak dg gaya yg tegak lurus dari suatu titik yg ditinjau. Jadi pada tiap titik dimanapun posisinya Sigma M harus sama dengan 0.

* Ketiga syarat tersebut harus dipenuhi semuanya tanpa ada yang terlewatkan.

* Ketiga syarat harus dipakai untuk meninjau segala macam kondisi beban yang mungkin terjadi dalam "life time" struktur.